Pages

Selasa, 15 Januari 2013

25 Pesan Terakhir Paling Gila Yang Pernah Diucapkan Orang Di Saat Kematiannya

Pesan Terakhir
Daftar pesan-pesan terakhir orang di saat kematiannya yang paling "gila" yang pernah diucapkan.
Hampir semua orang memiliki keinginan untuk dikenang saat mereka telah tiada. Dan biasanya mereka akan mengutarakan hal tersebut di saat-saat menjelang kematiannya (jika memungkinkan). Namun beberapa orang tercatat memiliki pesan terakhir yang unik dan menarik, dan bahkan terdengar "gila". Berikut daftar pesan-pesan terakhir beberapa orang yang paling gila. Disertakan juga profil singkat orang tersebut.
Catatan: pesan-pesan terakhir mereka sengaja tidak diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, untuk dapat lebih menangkap "kegilaannya".

  1. Carl Panzram (1891-1930)
    Carl Panzram
    Profil: Seorang pembunuh berantai yang paling tidak telah membunuh 22 orang dalam hidupnya. Dihukum gantung pada tanggal 5 September 1930 di usia 39 tahun.
    Pesan terakhir:
    "Hurry up you Hoozier bastard, I could kill ten more men while you're fooling around!"
  2. Augustus Caesar (63-14 SM)
    Profil: Kaisar Romawi yang memerintah antara tahun 27 SM hingga kematiannya pada 14 SM.
    Pesan terakhir:
    "Have I played the part well? Then applaud as I exit!"
  3. Chief Sitting Bull (1831-1890)
    Profil: Kepala suku Sioux Indian yang menentang invasi orang kulit putih ke tanahnya, ditembak mati pada tahun 1890.
    Pesan terakhir:
    "I am not going. Do with me what you like. I am not going. Come on! Come on! Take action! Let's go!"
  4. Karl Marx (1818-1883)
    Ilustrasi Karl Marx
    Profil: Seorang filsuf, sosiolog, sejarawan, ekonomis, jurnalis dan tentu saja seorang sosialis.
    Pesan terakhir:
    "Go on, get out. Last words are for fools who haven't said enough."
  5. George Engel (1836-1887)
    George Engel
    Profil: Seorang pemilik toko mainan dan aktivis buruh yang dihukum gantung setelah memicu sebuah kerusuhan masa.
    Pesan terakhir:
    "Hurrah for anarchy! This is the happiest moment of my life."
  6. Ernesto "Che" Guevara (1928-1967)
    Profil: Seorang pemimpin gerilya berpaham sosialis komunis yang menentang kapitalisme, neo-kolonialisme, monopolisme dan imperialisme asal Argentina. Tertangkap dan dieksekusi pada tahun 1967 di Bolivia.
    Pesan terakhir:
    "I know you've come to kill me. Shoot, coward, you are only going to kill a man."
  7. Giles Corey (1611-1692)
    Profil: Adalah seorang petani yang dituduh mempraktekkan ilmu sihir. Dia dihukum mati dengan cara ditumpuk batu hidup-hidup.
    Pesan terakhir:
    "More weight!"
  8. Tom "Black Jack" Ketchum (1863-1901)
    Profil: Bandit kelas kakap pada masa wild-wild west. Mati dengan dihukum gantung.
    Pesan terakhir:
    "I'll be in hell before you start breakfast - let her rip!"
  9. James French (1936-1966)
    Profil: Seorang pembunuh yang mati di atas kursi listrik.
    Pesan terakhir:
    "Hey fellas! How about this for a headline for tomorrow's paper? French Fries!"
  10. Christine Chubbuck (1944-1974)
    Christine Chubbuck
    Profil: Seorang jurnalis dan presenter televisi yang mengalami depresi akibat tekanan pekerjaannya, melakukan bunuh diri saat ia sedang siaran langsung.
    Pesan terakhir:
    "In keeping with Channel 40's policy of bringing you the latest in blood and guts, and in living color, you are going to see another first - attempted suicide."
  11. John Maynard Keynes (1883-1946)
    Profil: Seorang ekonom asal Inggris yang berjasa meletakkan dasar-dasar teori ekonomi makro modern.
    Pesan terakhir:
    "I wish I'd drunk more champagne."
  12. Robert Erskine Childers (1870-1922)
    Profil: Seorang nasionalis Irlandia yang dieksekusi di depan regu tembak pada masa perang sipil di Irlandia.
    Pesan terakhir:
    "Take a step forward lads - it'll be easier that way."
  13. Christopher Houston "Kit" Carson (1809-1868)
    Profil: Seorang anggota militer pada masa wild west, yang bertugas memaksa orang-orang Indian untuk menempati tanah yang telah disiapkan khusus untuk mereka. Carson pernah membakar habis sebuah desa sekaligus ladang suku Indian Navajo saat bertugas. Di atas ranjang kematiannya alih-alih memohon ampunan, dia menyesalkan hal berikut:
    Pesan terakhir:
    "I just wish I had time for one more bowl of chili."
  14. Voltaire (1694-1778)
    Profil: Sejarawan, filsuf dan seorang pemikir. Kata-kata terakhir berikut ia ucapkan sebagai respons atas permintaan seorang pendeta yang memintanya menggunakan saat-saat terakhir untuk meninggalkan setan.
    Pesan terakhir:
    "Now, now, my good man, this is no time for making enemies."
  15. George Appel (1823-1910)
    George Appel
    Profil: Seorang kriminil yang dituduh telah membunuh seorang anggota polisi di New York. Dihukum mati di atas kursi listrik.
    Pesan terakhir:
    "Well, gentlemen, you are about to see a baked Appel."
  16. Tallulah Bankhead (1902-1968)
    Profil: Aktris. Kata-kata terakhir yang ia ucapkan mencerminkan kecintaannya akan... kokain.
    Pesan terakhir:
    "Codeine... bourbon..."
  17. Humphrey Bogart (1899-1957)
    Profil: Aktor. Meninggal di usia 57 tahun karena penyakit kanker, membuat bobot dirinya hanya sekitar 50 kg di saat terakhirnya. Kata-kata terakhirnya merupakan "penyesalannya" akan penyakit yang dideritanya.
    Pesan terakhir:
    "I should never have switched from Scotch to Martinis."
  18. Joan Crawford (1905-1977)
    Joan Crawford
    Profil: Seorang aktris berdarah Prancis yang memiliki reputasi tidak bisa memberi maaf. Di masa tua ia menderita kanker pankreas, dan saat tergeletak di atas ranjang menjelang kematiannya saat seorang pelayannya berdoa untuknya dia berkata:
    Pesan terakhir:
    "Dammit... Don’t you dare ask God to help me."
  19. Ethan Allen (1738-1789)
    Profil: Ethan Allen adalah seorang jenderal pada masa revolusi di Amerika Serikat, dikenal sebagai pendiri negara bagian Vermont. Di saat-saat terakhirnya seorang pendeta mencoba menenangkannya dengan berkata, "General, I fear the angels are waiting for you.". Ia membalasnya dengan:
    Pesan terakhir:
    "Waiting are they? Waiting are they? Well – let 'em wait."
  20. Richard Feynman (1918-1988)
    Profil: Seorang ilmuwan di bidang kuantum mekanik, juga meninggal karena kanker.
    Pesan terakhir:
    "I'd hate to die twice. It's so boring."
  21. Dylan Thomas (1914-1953)
    Profil: Seorang penulis puisi yang terkenal dengan reputasinya sebagai seorang pecandu berat alkohol. Ia menghabiskan malam terakhirnya dengan mabuk di sebuah bar dan berkata:
    Pesan terakhir:
    "I've had eighteen straight whiskies, I think that’s the record."
  22. Charlie Chaplin (1889-1977)
    Charlie Chaplin
    Profil: Seorang komedian dari era film bisu. Bahkan di saat terakhirnya ia masih sempat bercanda saat seorang pendeta mendoakannya, "May the Lord have mercy on your soul." ia membalas:
    Pesan terakhir:
    "Why not? After all, it belongs to him."
  23. John Barrymore (1882-1942)
    Profil: Seorang aktor Hollywood yang sering main dalam film-film komedi ringan semasa hidupnya.
    Pesan terakhir:
    "Die? I should say not, dear fellow. No Barrymore would allow such a conventional thing to happen to him."
  24. Charles Darwin (1809-1882)
    Profil: Seorang ilmuwan yang terkenal dengan teori evolusinya.
    Pesan terakhir:
    "I am not the least afraid to die."
  25. Ned Kelly (1855-1880)
    Ned Kelly
    Profil: Ned Kelly adalah seorang pejuang penindasan yang dilakukan pemerintahan Inggris atas orang keturunan Irlandia di Australia. Dia dituduh telah melakukan perampokan dan pembunuhan berdarah dingin, dihukum mati dengan digantung.
    Pesan terakhir:
    "Ah well, I suppose it has come to this... such is life."

0 komentar:

Posting Komentar